Satuan-satuan pengukuran dalam Astronomi

PENDAHULUAN

IAU menetapkan Satuan-satuan pengukuran Astronomi dari tanggal 12-14 agustus 1970 yang bertempat di Heidelberg, Jerman. Penetapan ini dimasukkan dalam Resolusi IAU K6. berikut ini adalah daftar satuan-satuan pengukuran astronomi : 

SATUAN-SATUAN ASTRONOMI

Satuan Resmi

1. Waktu
  • Hari             : didefinisikan sebagai 86.400 detik dalam 1 hari.
  • Hari Julian : didefinisikan sebagai 365,25 Hari di bumi. 
2. Jarak
  • SA                        : Satuan Astronomi. didefinsikan sebagai Jarak planet Bumi dengan Matahari ( 150 x 106 / 149,6 x 106 Km )
  • Tahun Cahaya    : didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh oleh cahaya selama satu  tahun. bernilai 9,46 x 1012 Km
  • Parsec                  : PARallax of one arc SECond. didefinisikan sebagai jarak dimana 1 SA  memiliki paralaks 1 detik busur. bernilai 3,26 tahun cahaya, 206.264,81 SA, dan 3,09 x  1013Km
3. Massa
  • Massa Bumi  (E)                           : didefinisikan sebagai total massa yang dimiliki oleh bumi, termasuk atmosfer. bernilai 5,98 x 1024 Kg dibulatkan menjadi 6 x 1024 Kg.
  • Massa jupiter (MJup)                   : didefinisikan sebagai total Massa yang dimiliki oleh Planet Jupiter. bernilai 317,83 E (massa Bumi) dibulatkan menjadi 318 E dan 1,898 x 1027 Kg dibulatkan menjadi 1,90 x 1027 Kg.
  • Massa Surya (Massa Matahari) : didefinisikan sebagai total massa yang dimiliki oleh matahari. bernilai 333.000 E, 1.048 MJup, dan 1,989 x 1030 Kg.

Kunjungi juga :  Ancha Astronomi | Web Astronomi dan Antariksa Indonesia

Satuan yang sempat digunakan bersama


1. Waktu
  • Tahun Galaksi  : didefinisikan sebagai kala revolusi bintang matahari / tata surya terhadap galaksi bimasakti. bernilai 225-250 juta tahun. ini berarti tata sudah mengelilingi bimasakti selama 20x
  • Bulan Sideris    : didefinisikan sebagai kala revolusi bulan terhadap bumi. bernilai 27 Hari.
  • Bulan Sinodis   : didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan bulan untuk memperlihatkan fasenya lagi akibat pergerakan bumi sehingga terlambat 2 hari untuk bisa ke fase bulan baru. bernilai 29 Hari (27 hari + 2 hari)
2. Jarak
  • Jarak Bulan-Bumi  : didefinsikan sebagai jarak antara Bumi dan Bulan. bernilai 384.000 Km
  • Gigameter                 : penerapan sistem metrik selain astronomi. bernilai 1.000.000 Km, 1,06 x 10-7 tahun cahaya, dan 3,25 x 10-8 Pc.
  • Megameter               : bernilai 1.000 Km. banyak diterapkan di astronomi, contohnya adalah Jari-jari Bumi yang berukuran 6.366 Mm.
  • Terameter                 : bernilai 1 miliar Km,dan 6,7 SA
  • Petameter                 : bernilai 1.000 Milliar Km, 0,11 tahun cahaya, dan 6685 SA.
  • Detik Cahaya           : didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh oleh cahaya selama 1 detik. bernilai 2.99792458 ×108 m
  • Menit Cahaya          : didefinisikan sebagai 60 detik cahaya / jarak yang ditempuh cahaya selama 1 menit. bernilai 1.798754748 × 1010m.
  • Panjang Hubble       : didefinisikan sebagai kecepatan cahaya (299.792.458 m/s) dikalikan dengan waktu hubble (14,4 Milliar tahun). bernilai 4,550 juta parsec dan 14.4 Miliar tahun cahaya 
3. Massa
  • Massa Bulan   : bernilai 7,342 x 10^22 Kg
  • Yottaton          : bernilai 10^24 Ton 

SUMBER

Wikipedia | Astronomical system of units ;IAU | Astronomical units 1970 ;
Latest
Previous
Next Post »